Lamongan | kabarpena.net – Organisasi masyarakat (Ormas) Guyup Rukun Desa Plaosan menggelar tasyakuran hangat di bawah koordinasi Isaman Hadi. Acara ini menjadi penanda resminya kepengurusan baru organisasi sekaligus momentum mempererat rasa kebersamaan antar warga.

Dalam sambutannya, Isman Hadi menceritakan perjalanan panjang terbentuknya ormas ini. Guyup Rukun sebenarnya telah berdiri sejak tahun 2017, namun beroperasi tanpa struktur kepengurusan resmi. Memasuki tahun 2026, ormas ini akhirnya secara resmi membentuk kepengurusan dan merayakannya lewat syukuran bersama.
Kisah terbentuknya Guyup Rukun terbilang unik dan merakyat. Berawal dari kebiasaan berkumpul dan ngopi bersama para bapak warga Desa Plaosan, muncul inisiatif sederhana untuk menyisihkan uang kembalian kopi ke dalam kas bersama. Dari uang receh yang terkumpul konsisten itulah, Guyup Rukun berkembang hingga memiliki fondasi yang kuat seperti sekarang.
Seiring berjalannya waktu, alokasi kas tersebut mulai dialihkan untuk berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat Desa Plaosan.
Kepala Desa Plaosan, Suyoto, menyambut positif keberadaan dan peresmian kepengurusan Ormas Guyup Rukun ini. Ia berharap kehadiran wadah ini mampu menyalurkan berbagai energi dan aksi positif di lingkungan desa.

”Semoga kegiatan-kegiatan sosial yang selama ini sudah berjalan baik bisa terus ditingkatkan lagi kedepannya,” ujar Suyoto.
Melalui tasyakuran ini, Ormas Guyup Rukun berharap seluruh anggota dan warga semakin solid serta terus membawa manfaat nyata bagi kemajuan Desa Plaosan.












