Dugaan Penyelewengan Dana PKH, Oknum Kasun di Desa Sukorame Disorot Warga

Lamongan | kabarpena.net – Dugaan penyelewengan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) mencuat di Dusun Balongrejo, Desa Sukorame, Kabupaten Lamongan. Seorang Kepala Dusun (Kasun) setempat diduga membawa dan mencairkan bantuan PKH milik warga penerima yang berinisial (s) tanpa sepengetahuan pemilik kartu.

Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, sejumlah warga baru mengetahui bahwa bantuan PKH yang selama ini mereka terima ternyata dapat dicairkan secara langsung menggunakan kartu PKH yang dimiliki masing-masing penerima manfaat.

Namun dalam praktiknya, kartu tersebut selama ini disebut berada dalam penguasaan oknum Kasun. Warga (s) mengaku tidak mengetahui proses pencairan bantuan maupun nominal dana yang telah diterima.

“Selama ini kartu dibawa Bu Kasun. Kami tahunya bantuan itu memang diuruskan. Tapi ternyata kartunya bisa dipakai ambil sendiri,” ungkap salah satu warga penerima manfaat.

Kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan warga terkait transparansi penyaluran bantuan sosial yang seharusnya diterima langsung oleh keluarga penerima manfaat (KPM).

Saat dikonfirmasi awak media, oknum Kasun yang bersangkutan memberikan penjelasan berbelit-belit. Ia berdalih bahwa tidak membawa kartu tersebut, kenapa saya dulu mengumpulkan kartu warga, karena langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya membantu warga agar tetap mendapatkan bantuan PKH.

Meski demikian, jawaban tersebut justru memunculkan pertanyaan baru terkait mekanisme pencairan bantuan dan alasan kartu PKH milik warga berada dalam penguasaan perangkat desa.

Warga berharap pihak terkait, mulai dari pemerintah desa hingga dinas sosial, turun tangan melakukan pemeriksaan agar penyaluran bantuan sosial berjalan transparan dan tepat sasaran.

Kasus dugaan penyalahgunaan bantuan PKH ini kini menjadi perhatian masyarakat setempat dan diharapkan segera mendapat klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *