Berita  

Proyek TPT Desa Tiwet Dikerjakan CV Pandawa Mandiri, Diduga Gunakan Campuran Batu Bekas dan Besi Dibawah Standar

Lamongan | kabarpena.net – Pelaksanaan proyek Pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di Desa Tiwet, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, diduga asal jadi. Pasalnya, dalam pekerjaan tersebut diduga ditemukan penggunaan campuran material batu bekas galian (ex batu gunung).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari LPSE lamongan, pekerjaan tersebut merupakan kegiatan pada Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan dengan nilai anggaran sebesar Rp236 juta. Sementara pelaksana pekerjaan tercatat CV Pandawa Mandiri

Dugaan ketidaksesuaian material tersebut muncul dari keterangan salah seorang narasumber yang mengetahui kondisi pekerjaan di lapangan. Narasumber menyebut bahwa terdapat cukup banyak batu bekas yang digunakan dalam pekerjaan.

“Batu bekas galian di campur, itu jenisnya batu gunung, bukan batu kali seperti yang baru itu,” ungkap narasumber kepada wartawan

Temuan dan keterangan tersebut perlu mendapatkan perhatian karena kualitas serta jenis material dalam pekerjaan konstruksi seharusnya mengacu pada spesifikasi teknis dan dokumen kontrak yang telah ditetapkan.

Dinas Diminta Evaluasi Pelaksana

Munculnya dugaan penggunaan material bekas tersebut dinilai perlu menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan, terutama dalam aspek pengawasan pekerjaan dan kinerja penyedia jasa.

Dinas diharapkan melakukan pengecekan langsung terhadap material dan hasil pekerjaan, termasuk mencocokkan kondisi lapangan dengan RAB, spesifikasi teknis, gambar kerja, serta dokumen kontrak.

Evaluasi juga dinilai penting sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kinerja CV Pandawa Mandiri, khususnya apabila perusahaan tersebut kembali mengikuti atau mendapatkan pekerjaan konstruksi pada kegiatan berikutnya.

Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi CV Pandawa Mandiri maupun Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan untuk memberikan penjelasan mengenai dugaan tersebut. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *