Berita  

Ujian Pengisian Perangkat Desa Kedungkumpul Disorot, Dugaan Nepotisme Mencuat

LAMONGAN – Pelaksanaan ujian pengisian perangkat desa yang telah dilaksanakan pada Selasa (02/02/2025) di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, menjadi sorotan tajam publik. Sorotan ini semakin menguat karena sebelumnya kerabat kepala desa telah berhasil lolos menduduki jabatan sekretaris desa kedungkumpul.

Kekhawatiran masyarakat terhadap potensi melakukan praktik nepotisme atau pengkondisian dalam proses seleksi perangkat desa pun mencuat. Hal ini dikarenakan sejumlah peserta yang mengikuti ujian di Desa Kedungkumpul diketahui memiliki kedekatan keluarga maupun hubungan dengan kepala desa (kades).

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dari narasumber yang enggan disebutkan namanya, ujian perangkat desa yang diadakan untuk mengisi kekosongan jabatan Kaur Tata Usaha tersebut sejak awal disebut telah “digadang-gadang” akan dimenangkan oleh kerabat dekat kepala desa. Narasumber menyebutkan bahwa saudara dari Kepala Desa Kedungkumpul, Angely Emitasari, diperkirakan telah diprediksi akan lolos sebelum ujian dilaksanakan.

Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama peserta lain yang berharap proses seleksi berjalan secara transparan, objektif, dan bebas dari intervensi pihak mana pun. Masyarakat menilai, jika dugaan tersebut benar, maka hal ini mencederai prinsip keadilan dan meritokrasi dalam pengisian jabatan perangkat desa.

Saat dikonfirmasi oleh media ini pada Kamis (12/11/2025) terkait isu ujian perangkat desa yang disebut-sebut telah diprediksi dimenangkan oleh persahabatan, Kepala Desa Kedungkumpul, Angely Emitasari, tidak memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi awak media terkesan diabaikan tanpa adanya klarifikasi atau penjelasan resmi.

Masyarakat pun berharap pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah kecamatan hingga instansi pengawas di tingkat kabupaten, dapat turun tangan melakukan evaluasi serta memastikan seluruh tahapan seleksi perangkat desa berjalan sesuai ketentuan peraturan-undangan yang berlaku, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. (Merah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *