Berita  

Aset Desa Topogaro di Morowali Diduga Diperjualbelikan ke Investor Asing

Morowali |kabarpena.net – Masyarakat beramai-ramai melakukan pengukuran terhadap aset desa berupa jalan tani di Desa Topogaro, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Minggu, 4 Januari 2026. 

Lokasi jalan tani di Desa Topogaro, masuk dalam Kawasan industri PT. Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP) dan diduga sudah diperjualbelikan kepada pihak PT. Grup Investasi Industri Baoshuo Taman (BTIIG). Sehingga diatas lokasi jalan tani, sudah berdiri bangunan smelter nikel milik investor asing, yakni PT Hanrui Nickel Indonesia . 

Menurut Safaat salah satu aktivis yang juga merupakan masyarakat desa Topogaro Kecamatan Bungku Barat, Morowali. Semalam, 3 Januari 2026, sempat terjadi pertemuan antara masyarakat dan pemerintah desa dengan agenda wawancara mengenai status aset desa berupa jalan tani.

Masyarakat Topogaro berpikir, apakah aset negara tersebut sudah dijual belikan atau belum. Akan tetapi, pemerintah desa Topogaro mengaku tidak mengetahui status jalan tani tersebut. Sehingga langkah pengukuran bersama pun dilakukan. 

“Jadi kegiatan kami hari ini adalah hasil kesepakatan bersama masyarakat dari pertemuan tadi malam. Masyarakat marah karena pemerintah desa tidak mengetahui status aset desa yang ada di desanya dan dibangun menggunakan uang negara,” ungkap Safaat kepada wartawan media ini.

Mengukur hari ini, tambah safaat, memang belum secara keseluruhan. Untuk hasil pengukuran jalan tani hari ini, panjang 2.901 meter dengan lebar 8 meter. Sisanya akan dilanjutkan kembali dilakukan pengukuran, setelah rapat bersama malam mini.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *