Berita  

Posyandu Tanpa Menu di Pos 1 Desa Plaosan Tuai Kekecewaan, Warga Soroti Dugaan Ketimpangan

Lamongan | kabarpena.net – Pelaksanaan kegiatan posyandu di Desa Plaosan menjadi sorotan warga setelah Pos 1 dilaporkan tidak menyediakan menu makanan tambahan bagi balita di bulan Maret 2026, Kondisi ini berbeda dengan Pos 2, 3, dan 4 yang tetap memberikan menu sebagaimana mestinya.

Ketimpangan tersebut memicu kekecewaan, terutama dari para ibu yang datang membawa balita untuk mendapatkan layanan kesehatan sekaligus asupan gizi tambahan. Mereka mempertanyakan alasan tidak adanya menu di Pos 1, sementara posyandu lain dalam satu desa tetap berjalan normal.

Kegiatan pengukuran tinggi badan pada balita

Salah satu tokoh masyarakat Iwan menyayangkan adanya perbedaan perlakuan tersebut. Ia menilai kondisi ini mencerminkan dugaan tebang pilih dalam pelaksanaan program posyandu di Desa Plaosan.

“Ini menjadi pertanyaan besar. Kenapa hanya Pos 1 yang tidak ada menu balita, sementara pos lainnya ada? Seharusnya pelayanan merata, tidak dibeda – bedakan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti fasilitas yang telah diberikan kepada kader posyandu. Menurutnya, kader di Desa Plaosan telah mendapatkan dukungan berupa tanah bengkok yang seharusnya dimanfaatkan untuk menunjang operasional, termasuk penyediaan makanan tambahan bagi balita.

“Kalau fasilitas sudah ada, tapi tidak dimanfaatkan untuk kepentingan balita, lebih baik dievaluasi. Jangan sampai aset tersebut justru tidak tepat sasaran atau dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Lebih lanjut, warga mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran kegiatan posyandu. Dengan adanya empat pos dalam satu desa, mereka menilai tidak semestinya terjadi ketimpangan pelayanan.

“Alokasi dananya ke mana? Tanggung jawabnya di mana? Kalau memang ada empat pos, seharusnya semua mendapatkan hak yang sama,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kader maupun pemerintah desa terkait penyebab tidak tersedianya menu makanan di Pos 1. Warga berharap ada evaluasi menyeluruh serta transparansi pengelolaan program, agar pelayanan posyandu ke depan dapat berjalan merata dan optimal di seluruh wilayah Desa Plaosan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *