Lamongan | kabarpena.net – Festival Banjari dan Sab’ah Lomba Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Sekolah Dasar di Kecamatan Babat kembali digelar meriah pada tahun 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi ajang pembinaan karakter religius sekaligus pengembangan bakat siswa di bidang keagamaan.
Festival ini menghadirkan tujuh cabang perlombaan, yakni cerdas cermat, pildacil (pemilihan dai cilik), pidato bahasa Arab, kaligrafi, tahfidz, adzan, dan khitobah. Rangkaian lomba tersebut dirancang untuk mendorong siswa agar lebih kreatif, percaya diri, serta memperkuat nilai-nilai keimanan sejak usia dini.
Sebanyak 34 sekolah dasar negeri dan swasta turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Acara juga dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya Kepala Desa Gembong, Babinsa, Kepala Dusun Beru Desa Gembong, Pengawas PAI Kecamatan Babat, serta Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Babat.
Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Babat, Yatun, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik.
“Festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan, menumbuhkan kepercayaan diri, serta memperdalam nilai-nilai keagamaan sesuai bidang yang mereka tekuni,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki dasar keagamaan yang kuat.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Festival Banjari dan Sab’ah Lomba PAI Kecamatan Babat Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka dan dimulai,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan terus menjadi agenda rutin yang memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan agama Islam di tingkat sekolah dasar, khususnya di wilayah Kecamatan Babat.(Red)












